Karhutla di Leihitu hanguskan tanaman cengkah dan pala

Ambon (ANTARA) - Puluhan tanaman cengkeh, pala serta tanaman penghasil buah berupa pohon durian dan nanas milik petani musnah terbakar ketika terjadi musibah kebakaran hutan dan lahan pada tiga titik di Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon) Kabupaten...

Karhutla di Leihitu hanguskan tanaman cengkah dan pala
Ambon (ANTARA) - Puluhan tanaman cengkeh, pala serta tanaman penghasil buah berupa pohon durian dan nanas milik petani musnah terbakar ketika terjadi musibah kebakaran hutan dan lahan pada tiga titik di Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah.

Baca juga: Suku Mausu Ane penjaga Hutan Seram

"Karhutla di Dusun Wanat, Kecamatan Leihitu sejak Senin, (27/1) sekitar pukul 14:00 WIT hingga malam hari ini terjadi di lokasi hutan Kuali, hutan Tenga, serta hutan Waisani," kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Iptu Julkisno Kaisupy di Ambon, Selasa.

Kebakaran yang menghanguskan lahan dan hutan milik beberapa warga dusun Wanat dan warga Negeri Hitu ini diperkirakan hanya berjarak 2 kilo meter dari pemukiman warga.

Berdasarkan keterangan seorang warga Dusun Wanat bernama La Wan (40), kepada polisi, awal mula kejadian adalah sekitar pukul 14:00 WIT saksi mendengar informasi dari warga bahwa telah terjadi kebakaran di hutan Kuali.

Mendapat informasi tersebut, ia langsung mengajak beberapa rekannya menuju ke lokasi kebakaran dan terlihat kobaran api sudah membesar dan banyak kepulan asap yang mengganggu penglihatan.

Selanjutnya mereka mencari sumber air untuk memadamkan api yang terus menyebar akibat embusan angin kencang, sehingga warga akhirnya menghubungi pihak Polsek Leihitu untuk memberitahukan informasi kebakaran tersebut.

Pukul 17:00 WIT, Wakapolsek Leihitu Ipda Moyo Utomo memimpin sejumlah personel menuju ke lokasi kebakaran dan membantu warga berupaya melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya.

Ditambahkannya, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai enam hektar namun penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan karena belum ada saksi yang mengaku melihat secara langsung.

Baca juga: Pemprov Maluku Utara siaga kebakaran hutan

Pewarta: Daniel Leonard
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Let's block ads! (Why?)