Kemarin, lagu original JKT48 hingga virus corona bisa serang jantung

Jakarta (ANTARA) - Grup idola JKT48 akhirnya memiliki single original pertama berjudul "Rapsodi" karya Lale dan Ilman dari Maliq & D’essentials, serta Nino dari grup musik RAN.Virus corona seperti yang beberapa waktu terakhir menyerang...

Kemarin, lagu original JKT48 hingga virus corona bisa serang jantung
Jakarta (ANTARA) - Grup idola JKT48 akhirnya memiliki single original pertama berjudul "Rapsodi" karya Lale dan Ilman dari Maliq & D’essentials, serta Nino dari grup musik RAN.

Virus corona seperti yang beberapa waktu terakhir menyerang warga di Wuhan, China tak hanya bisa menginfeksi saluran pernapasan seperti tenggorokan dan paru-paru, tetapi juga jantung walau tidak secara langsung.

Ada juga beberapa berita menarik lain yang berlangsung kemarin, berikut adalah rangkumannya.

1. "Rapsodi", single original pertama JKT48 karya Lale, Ilman dan Nino

Grup idola JKT48, sister group dari AKB48 asal Jepang, akhirnya memiliki single original pertama berjudul "Rapsodi" karya Lale Ilman Nino, Lale dan Ilman dari Maliq & D’essentials dan Nino dari grup musik RAN.

2. Virus corona bisa serang jantung? ini kata dokter

Virus corona seperti yang beberapa waktu terakhir menyerang warga di Wuhan, China tak hanya bisa menginfeksi saluran pernapasan seperti tenggorokan dan paru-paru, tetapi juga jantung walau tidak secara langsung.

3. Gara-gara virus corona, Huawei jadwal ulang konferensi di China

Huawei membatalkan konferensi untuk pengembang di Shenzen, China karena wabah virus corona di negara tersebut.

4. Huawei bantah karyawan terinfeksi virus corona

PT Huawei Tech Investment membantah kabar bahwa salah satu karyawannya terinveksi virus corona.

5. Suzuki Indonesia "recall" Address FI

PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), produsen sepeda motor Suzuki di Indonesia, mengadakan program Product Quality Update berupa "recall" guna memperbaiki komponen pada Suzuki Address FI yang diproduksi antara tahun 2015 hingga 2018.

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Let's block ads! (Why?)