Program Doctoral of Research in Management UPH Pilihan Para Senior Eksekutif Perusahaan Terkemuka

Memiliki gelar doktor merupakan impian bagi sejumlah orang, khususnya untuk orang-orang yang antusias dengan dunia akademik dan riset. Tidak hanya bagi para dosen perguruan tinggi dan orang-orang yang bekerja di bidang riset, para profesional dan eksekutif senior yang berminat transisi ke dunia akademik sebagai dosen atau konsultan, juga membutuhkan pendidikan doktoral. Kini sejumlah universitas swasta telah menawarkan program doktoral, salah satunya adalah program Doctoral of Research in Management dari Universitas Pelita Harapan (DRM UPH).

Fleksibilitas merupakan hal utama yang ditawarkan program DRM UPH, sehingga mahasiswa dapat menempuh studi dengan tetap menjalankan pekerjaannya. DRM UPH merupakan program doktor profesional yang dirancang untuk meningkatkan dan memperkuat kemampuan terkait pengetahuan, teori, dan penerapannya. Program berdurasi tiga tahun ini memiliki total 50 kredit.

Dengan bergabung dalam program DRM UPH, mahasiswa akan memiliki kelas artikulasi dengan School of Methods di London School of Economics, National  University of Singapore (NUS), dan IAE, Université de Paris 1-Sorbonne Panthéon, dimana mahasiswa akan mendapatkan sertifikat untuk kursus metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dari tiga institusi tersebut.

Eksistensi UPH sebagai institusi pendidikan swasta terkemuka dan berkualitas telah diakui secara nasional dan internasional. Tidak heran bila program DRM UPH menjadi pilihan para eksekutif senior dari perusahaan-perusahaan terkemuka untuk meraih gelar doktor. Diantaranya Hadi Cahyadi yang merupakan Managing Partner dan Founder of Helios Capital. Sebelum bergabung dengan program DRM UPH,  dia telah memegang gelar MBA dari University of Houston-Clear Lake dan gelar Master di bidang Hukum Perusahaan dari RMIT, Melbourne. Melalui perjalanan kariernya sebagai auditor di sebuah perusahaan akuntansi Big-5 dan beberapa perusahaan akuntan publik internasional selama 25 tahun, membuat dia berhasil memiliki pengalaman luas dalam merger dan akuisisi, peningkatan modal, pemulihan perusahaan, dan restrukturisasi hutang.

Selain Hadi, CIO APP Sinarmas, yaitu Deny Rahardjo juga turut memilih program DRM UPH untuk memperoleh gelar doktor. Deny sudah memiliki pengalaman yang kuat sebagai pemimpin dalam berbagai aspek Manajemen Teknologi Informasi selama 28 tahun di perusahaan multinasional seperti Microsoft, Polycom, Nokia dan Telstra. Dia juga penulis beberapa buku tentang manajemen keuangan dan perdagangan derivatif.

Di tengah kesibukan paraprofesional ini, mereka berhasil menempuh studi di program DRM UPH pada April 2020, melalui sidang secara online dan memperoleh hasil memuaskan. Hadi Cahyadi telah melewati sidang proposal dengan disertasi berjudul “Perpetuating Multi-Generational Family Business Grounded Theory: Study of Large Families Business in Indonesia”. Sementara Deny Rahardjo melewati sidang tertutup untuk mempertahankan disertasinya yang berjudul “Development of Investability Prospect Score in Early Stage Indonesia Digital Startup”.. Selain kedua mahasiswa ini, DRM UPH juga melaksanakan sidang tertutup dan terbuka secara online kepada beberapa mahasiswa program doktoral lainnya.

Di tengah pandemi COVID-19 ini, program DRM UPH tetap berkomitmen untuk menghasilkan lulusan dengan melaksanakan aktivitas pembelajaran dan melakukan bimbingan disertasi secara online didukung Learning Management System UPH yang sangat user friendly melalui Moodle di learn.uph.edu dan Microsoft Teams.

“Melalui kedua media ini, kelas tetap berlangsung secara interaktif. Proses bimbingan disertasi berjalan lancar menggunakan Mictosoft Teams, dimana setiap mahasiswa memiliki Teams account bersama dengan co-promotor dan promotor nya. Bimbingan is done every week. Sebelum sidang dilaksanakan, mahasiswa diwajibkan menyampaikan powerpoint dan materi proposal atau disertasinya satu minggu sebelum online defense,” jelas Gracia Shinta S. Ugut, MBA, Ph.D - Dekan Business School UPH.

Proses pengumpulan data disertasi juga dilakukan secara online, dan pengumpulan referensi melalui situs jurnal internasional online. Proses sidang sendiri dilaksanakan melalui Microsoft Teams, melibatkan penguji ahli dari luar UPH dan promotor, serta co-promotor. Seluruh proses sidang dicatat, dan setiap penguji ahli dan tim promotor memberikan penilaian menggunakan Microsoft form setelah sesi tanya jawab berlangsung.

“Secara singkat, tidak ada yang akan mencegah mahasiswa dan dosen kita untuk bertukar pikiran, berdebat dan bertemu meskipun di tengah situasi pandemi. Kualitas interaksi sama baiknya dengan interaksi tatap muka. Teknologi membantu kita mencapai hasil ini,” kata Dr. Gracia Ugut dengan bangga.

Karenanya para eksekutif senior yang mengambil program ini akan mendapatkan banyak manfaat diantaranya,  pemahaman mengelola organisasi dalam konteks yang luas, memiliki perspektif trans-disipliner, integratif, dan global, tentang isu-isu organisasi. Peserta berkesempatan mendefinisikan dan melakukan penelitian yang berorientasi masalah, sehingga dapat menyesuaikan penelitiannya berdasarkan konsentrasi yang dipilih.

Selain menawarkan program Executive Doctoral of Research in Management yang fleksibel, program Pascasarjana Business School UPH juga memiliki program Doctoral of Research Management in Education Leadership, yaitu kelas regular untuk para guru dan kepala sekolah, maupun pemilik sekolah.

Program DRM UPH menawarkan program doktoral yang komprehensif dan terjangkau melalui penelitian akademis, untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengevaluasi permasalahan manajemen dengan pendekatan yang mengintegrasikan teori dan praktek, untuk tujuan praktis maupun pengembangan keilmuan, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat. Pastikan Anda mendapatkan informasi lengkap program DRM UPH pada link http://edp.uph.edu/doctoral-program/.